Said Sangkala Terjerat Kasus Asusila, Ini Komentar Lurah Batua

Said Sangkala Terjerat Kasus Asusila, Ini Komentar Lurah Batua

740
Lurah Batua, Jufri Jamado.

PORTALMAKASSAR.com – Lurah Batua, Kecamatan Manggala, Jufri Jamado tidak menyangka warganya Said Sangkala harus berurusan ke kepolisian atas dugaan asusila.

Said Sangkala merupakan Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres Melayu Bertingkat, Makassar, menjalani proses hukum akibat laporan asusila kepada dua siswanya inisial IL (9) dan SD (10).

Selain itu Said Sangkala juga adalah Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Batua.

“Terus terang kami tidak membayangkan sampai kesana. Tapi kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, karena masih menjalani proses di kepolisian,” kata Lurah Batua di kantornya, Jl Abd. Dg. Sirua, Rabu (6/12).

Ditanya terkait pemecatan Said Sangkala sebagai Ketua LPM Batua, Jufri mengatakan itu akan dilakukan sesuai mekanisme.

“Ada protap LPM. Dimana pemberhentian dilakukan apabila tidak menjalankan tugas, meninggal, dan tersangkut masalah hukum. Kalau kedepan sudah vonis bersalah, itu sudah jelas diberhentikan tidak hormat,” tegas Jufri.

Said Sangkala menjabat Ketua LPM sudah dua periode di Kelurahan Batua. Jufri mengaku, antara Kelurahan dan LPM Batua terbangun kekompakan.

“Kita selama ini kompak dalam program ke masyarakat. Kinerja LPM tidak pernah diragukan,” jelasnya. (red3)

Komentar