Cetak Uang Palsu, Anggota Polres Mamasa Di Tangkap Bersama 4 Komplotannya di...

Cetak Uang Palsu, Anggota Polres Mamasa Di Tangkap Bersama 4 Komplotannya di Pinrang

80
Komplotan Upal Pinrang
Komplotan pencetak dan pengedar Upal di Kabupaten Pinrang yang ditangkap tim Resmob, Rabu (06/12/2017)

PORTALMAKASSAR.com– Tim Resmob Polres Pinrang Polda Sulsel, menangkap 5 (Lima) orang pelaku pengedar Uang Palsu (Upal), Rabu (06/12/2017) sekitar pukul 09.00 WITA di Kampung Bulu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Salah satu dari ke-5 pelaku diketahui merupakan oknum anggota Polisi yang bertugas di Polres Mamasa Polda Sulbar dan merupakan otak dari pengedar uang palsu tersebut.

Bb upal
Barang Bukti uang palsu dan printer yang diamankan

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani membenarkan adanya penangkapan pelaku pencetak dan pengedar Upal di wilayah hukum Polres Pinrang.

“Pelaku yang di amankan tim Resmob Polres Pinrang bernama Andi Aswar (25) warga Jl. Teuku Cik Di Tiro Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, yang merupakan oknum anggota Polres Mamasa dan pelaku yang mencetak Upal ini dan 4 Komplotannya yakni masing-masing Andi Bangsawan (30) warga Kampung Amassangan Kecamatan Paleteang Pinrang, Andi Pangurisang alias A.Cicang (30) warga Jalan Lasinrang Kecamatan Paleteang Pinrang, Andri Suardi alias Appi (38) warga jalan Elang Kecamatan Watang Sawitto Pinrang dan Andi Ismail” jelas Dicky Sondani.

Adapun Kronologis pengungkapan peredaran uang palsu tersebut yakni berawal dari informasi masyarakat sehubungan dengan adanya peredaran uang palsu yang diduga dilakukan oleh pelaku Appi bersama dengan Andi Bangsawan.

Selanjutnya anggota unit Resmob Polres Pinrang yg dipimpin oleh Kanit Resmob Ipda Hasmun, SH melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku di Kampung Bulu Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan satu lembar uang palsu pecahan Rp. 50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah) didompet milik Lel. A. Pangurisang Alias A.Cicang, dari hasil interogasi pelaku A. Cicang didapat informasi bahwasanya uang palsu itu diperolehnya dari pelaku A.Bangsawan dan dari pengakuan Andi Bangsawan, upal tersebut diperolehnya dari pelaku Andi Ismaill dengan jumlah keseluruhan yang diterimanya sebanyak Rp 450.000,- (Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan pengakuan lainnya dari Andi Bangsawan bahwasanya dirinya juga telah memberikan upal kepada pelaku Appi sebanyak Rp 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah) yang mana uang tersebut berasal dari pelaku Andi Aswar” jelas Kombes Dicky.

Selanjutnya tim kemudian bergerak dan melakukan pengembangan berhasi menangkap pelaku Andri Suardi alias Appi bersama pelaku utama Andi Aswar.

Pada saat tim menemukan terduga pelaku Andi Aswar dirumahnya, petugas langsung melakukan introgasi dan Andi Aswar mengakui bahwa benar dirinya yang telah membuat atau mencetak uang palsu dengan menggunakan alat berupa satu unit printer merek Epson, Kertas HVS dan uang kertas asli.

” Pelaku mengakui bahwa maksud dan tujuannya membuat uang palsu untuk di serahkan kepada temannya dengan tujuan dibelanjakan. Dan dari penggeledahan dirumah pelaku Andi Aswar, petugas mengamankan satu unit printer merek Epson.

Dalam pengembangan kasus Upal tersebut, Barang Bukti (BB) yang telah disita berupa uang kertas palsu sebanyak Rp.750.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dengan rincian: (1) Pecahan Rp. 100.000,- sebanyak 3 (tiga) lembar masing masing nomor seri PA2629256 sebanyak 2 Lembar, nomor seri CBE025706 sebanya 1 lembar. (2) Pecahan Rp. 50.000,- sebanyak 9 (sembilan) lembar masing masing Nomor seri CAB279869 sebanyak 4 lembar, Nomor seri OBQ380361 sebanyak 3 lembar, nomor seri nBT452093 sebanyak 2 lembar.

Selanjutnya ke 5 (lima) orang tersebut bersama barang bukti diamankan di Polres Pinrang guna proses hukum lebih lanjut. (red2)

Komentar