Connect with us

Sering Nonton Film Porno, Motivasi ‘AA’ Pasang Kamera GoPro di Toilet Kampus

Tersangka pemasang Kamera GoPro di Toilet Kampus di UIN Alauddin (Samata) Gowa, Minggu (10/11/2019).

Hukum

Sering Nonton Film Porno, Motivasi ‘AA’ Pasang Kamera GoPro di Toilet Kampus

GOWA, PORTALMAKASSAR.COM – Petualangan AA (19), oknum mahasiswa semester 5 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, pemasang kamera mini jenis GoPro di dalam toilet kampus berakhir.

Polsek Somba Opu, Kabupaten Gowa menetapkan AA sebagai tersangka atas pemasangan kamera “pengintip” tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Somba Opu, Kompol Syafei Rivai, saat menggelar ekspose di kantornya, Jalan Poros-Malino, Kabupaten Gowa, Minggu (10/11/2019) mengungkapkan AA terancam hukuman 12 tahun penjara.

Tersangka melakukan perbuatan tak terpujinya sejak bulan Mei 2019. Ia memasang GoPro tersebut di dalam toilet wanita untuk kepuasan seksnya. Namun, temuan Go Pro itu baru dilaporkan pihak kampus pada Kamis (7/11/2019) lalu.

Awal mula kamera pengintip ditemukan karena kecurigaan mahasiswi saat di dalam toilet melihat cahaya berkedip. Setelah dicek ternyata kamera GoPro untuk merekam aktifitas dalam toilet tersebut.

Bukan sampai disitu, pada Kamis (7/11/2019), kembali ditemukan satu unit handphone yang berada di atas ventilasi udara lantai 3. Kameranya mengarah ke closed toilet. Hp itu dipasang oleh tersangka untuk merekam aktifitas mahasiswa di dalam toilet kampus.

“Bulan Mei ditemukan (GoPro), lalu yang kedua kalinya itu ditemukan di ventilasi, Hp yang mengarah ke bawah,” sambungnya.

Menurut Kapolsek Somba Opu, dari pengakuan tersangka, aksi itu dilakukannya setelah terinspirasi beberapa film porno yang sering ditontonnya.

“Motivasinya untuk konsumsi pribadi. Akibat keseringan nonton film porno. Tapi belum disebar ke media sosial,” tambahnya.

Pelaku pun dijerat dengan pasal 29 Jo Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 Jo Pasal 9 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Hukum

To Top