Connect with us

KNPI Sulsel Versi YM Warning Pengurus Tak Usah Bermanuver di Musda KNPI Malino

Ketua Harian KNPI Sulsel Versi Yasir Mahmud (YM), Ar Sony.

Komunitas

KNPI Sulsel Versi YM Warning Pengurus Tak Usah Bermanuver di Musda KNPI Malino

PORTALMAKASSAR.COM – Jelang Musda KNPI Sulsel ke XV yang diagendakan di Malino, Gowa pada 7-8 Desember 2019, sudah beberapa nama menyatakan siap menjadi ketua.

Kendati demikian, KNPI Sulsel bukan hanya versi Imran Eka Saputra yang sebelumnya menjabat, tapi ada juga KNPI Sulsel versi Yasir Mahmud atau YM beserta jajarannya.

KNPI versi Imran Eka ini sudah berakhir dan akan menyelenggarakan Musda di Malino untuk memilih ketua baru.

Disaat jelang musda ini, nama Taqwa Bahar muncul sebagai kandidat ketua untuk musda di Malino. Hal ini menimbulkan reaksi dari jajaran KNPI versi Yasir Mahmud. Pasalnya Taqwa Bahar adalah pengurus di jajaran KNPI versi YM.

Ketua Harian KNPI Sulsel versi YM, Ar Sony mewarning Taqwa Bahar, untuk tidak melakukan gerakan tambahan dengan manuver ingin maju di musda Malino.

Karena itu sama saja tidak menghargai struktur kepengurusan yang ada versi YM yang diketahui Taqwa Bahar adalah bagian didalamnya.

“Saya kaget setelah membaca beberapa portal media online yang beredar gambar Taqwa Bahar calon kandidat ketua KNPI Sulsel yang akan bertarung pada musda dalam waktu dekat ini, sebab kami belum musda dan sementara kami akan rapatkan terlebih dahulu untuk menentukan waktu musda,” jelas Ar Sony kepada Portal Makassar, Kamis (5/12/2019).

Terkait hal itu, Ar Sony menegaskan bahwa itu bukan musda KNPI yang dilaksanakan oleh kepengurusan YM.

“Kami akan menyampaikan kepada yang bersangkutan agar menghargai aturan main dan berkomitmen untuk mengawal kepengurusan hingga berakhir periodesasinya,” ungkap Arsony yang juga pengurus PDIP Kota Makassar ini.

Lebih lanjut, jika Taqwa Bahar tidak mematuhi serta menjalankan aturan main yang ada maka KNPI versi YM akan memberikan sanksi teguran dan bisa saja pemecatan secara tidak hormat.

“Siap-siap saja untuk dipecat secara tidak hormat jika tidak tertib,” tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Taqwa Bahar menyampaikan dirinya hanya didorong dari OKP salahsatu pengurus Pemuda Panca Marga Sulsel.

Pengurus Golkar yang juga eks caleg di Kepulauan Selayar ini mengapresiasi dorongan itu namun tetap berharap KNPI tidak terjadi kepengurusan ganda.

“Sampai saat ini saya belum melihat adanya rekonsiliasi. Sebab dikhawatirkan akan terjadi lagi dualisme KNPI. Apalagi ditingkat DPP masih terjadi dinamika yang berimbas hingga ke daerah. Musda akan legitimate bila rekonsiliasi dilakukan sebelum pelaksanaannya, kita tunggu saja petunjuk DPP,” ungkap Taqwa.

KNPI Sulsel memiliki dua versi, yakni Imram Eka Saputra dan Yasir Mahmud. Kedua versi ini memiliki masa kepengurusan yang sama yakni 2016-2019.

Namun versi Imran Eka yang lebih diakui oleh Pemrov Sulsel dan menempati Sekretariat KNPI Sulsel di Jl Baji Areng. Saat ini Imran Eka sudah dibekukan oleh DPP jelang Musda di Malino.

HS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Komunitas

To Top