Connect with us

Meski Dikritik, Brunei Darussalam Tetap Pertahankan Hukum Rajam Bagi Kaum LGBT

Brunei Darussalam, sumber: ist

Internasional

Meski Dikritik, Brunei Darussalam Tetap Pertahankan Hukum Rajam Bagi Kaum LGBT

PORTALMAKASSAR.COM — Meski dikritik dunia internasional, Brunei Darussalam tetap mempertahankan hukuma rajam bagi kaum LGBT.

Hal ini ditegaskan Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam menyatakan hukum rajam sampai meninggal untuk kaum LGBT akan terus dilakukan. Hukuman ini disebut sebagai sebuah upaya untuk pencegahan.

Kementerian mengeluarkan pernyataan itu setelah muncul banyak kritikan terkait hukuman rajam untuk kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender.

Brunei mengatakan ada persyaratan yang sangat ketat dalam pelaksanaan hukuman rajam. Sehingga bentuk hukuman seperti itu akan jarang dilaksanakan.

Pernyataan itu muncul setelah PBB menyebut hukuman itu sebagai kejam dan tidak manusiawi.

Brunei mengirim tanggapan dari Menteri Luar Negeri, Erywan Yusof, menyusul kritikan PBB dengan mengatakan hukuman Syariat itu dipusatkan pada pencegahan dan bukan hukuman. Tujuannya adalah untuk mendidik, merehabilitasi dan mengasuh, bukannya untuk menghukum. (*)

(Rakyatku.com)

Continue Reading
You may also like...

More in Internasional

To Top