Connect with us

Misnah Attas Mundur Jadi Ketua, tapi Tetap Jabat Komisioner KPU Sulsel

Komisioner KPU Sulsel, Fatmawati (kiri), Faisal Amir (tengah) dan Asram Jaya (kanan) saat konfrensi pers, Minggu (24/11).

News

Misnah Attas Mundur Jadi Ketua, tapi Tetap Jabat Komisioner KPU Sulsel

PORTALMAKASSAR.COM – Mundurnya Misnah M Attas sebagai Ketua KPU Sulsel secara mendadak menjadi tandatanya besar publik dengan internal KPU Sulsel.

Menyikapi hal tersebut, KPU Sulsel lalu menggelar konfrensi pers, Minggu (24/11/2019) di Kantor KPU Sulsel, Jl. A.P. Pettarani, untuk menyampaikan persoalan yang ramai di pemberitaan dua hari ini terkait mundurnya Misnah M Attas.

Namun dalam konfrensi pers, dari tujuh komisioner KPU Sulsel, yang hadir hanya tiga orang yakni Fatmawati, Faisal Amir dan Asram Jaya.

Fatmawati sebagai juru bicara dalam jumpa pers ini menyampaikan tidak ada masalah di internal KPU Sulsel terkait mundurnya Misnah M Attas.

“Kondisi hari ini tetap kondusif dan berjalan baik. Kepemimpinan tetap solid berjalan,” kata Fatmawati.

Tahapan Pilkada serentak 2020, kata dia, tetap berjalan secara berkesinambungan dan tetap terjaga kemandiriannya.

“Kami tekankan kondisi di sekretariat, Insya Allah berkomitmen menjaga integritas, kpu bebas dari pengaruh manapun,” katanya lagi.

“Kami 7 personil (komisioner) sehat. Kami keadaan solid. Soal pengunduran diri (Misnah Attas) ada mekanisme mengatur sehingga tetap kepemimpinan kolektif kolegial,” sambungnya.

Misnah Mundur pada Jumat 22 November 2019 dengan mengundang ke enam komisioner KPU Sulsel dan diputuskan melalui pleno hari itu juga.

“Alasannya (mundur), dilakukan dengan penuh kesadaran tanpa ada paksaan dan tekanan pihak manapun. Ada 1 surat kita buat pada hari itu di rapat pleno tertinggi. Itu yang akan kita kirimkan ke Ketua KPU RI untuk pengangkatan devinitif,” sambungnya.

Dia juga mengungkapkan, posisi Misnah M Attas hanya bertukar dengan Faisal Amir yang ditunjuk dalam pleno sebagai ketua.

“Pak Faisal Amir menjadi Ketua KPU dan Ibu Misnah digeser ke posisi Pak Faisal (Devisi Partisipasi Masyarakat dan Sosialisasi),” sambungnya.

Wartawan lalu bertanya secara konkrit alasan Misnah Attas mundur secara mendadak ditengah masalah yang masih berproses di DPRD Sulsel karena dua caleg tidak dilantik. Apalagi sejak mundurnya Misnah M Attas, akses berkomunikasi hilang untuk dikonfirmasi. Hp yang biasa digunakan tidak aktif lagi sejak kamarin dan itu dirasakan awak media.

“Lebih baik tanya langsung ke beliau (Misnah Attas). Kami merasa tidak punya kapasitas,” ungkapnya.

Sementara Asram Jaya, komisioner KPU Sulsel menambahkan terakhir berkomunikasi, Misnah Attas berada di luar daerah.

“Besok kami bertujuh akan kumpul di Rapim KPU se Indonesia di Yogyakarta,” tambah Asram.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News

To Top