Connect with us

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Meski JPU Tuntut 6 Tahun

Ratna Sarumpaet, Foto: CNN Indonesia.

Nasional

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Meski JPU Tuntut 6 Tahun

PORTALMAKASSAR.COM – Jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan upaya hukum lanjutan atas vonis 2 tahun penjara Ratna Sarumpaet. Jaksa sebelumnya menuntut Ratna Sarumpaet atas kasus hoax penganiayaan dengan tuntutan 6 tahun penjara.

“Hanya kemudian diputuskan 2 tahun, saya kira itu sudah menjadi kewenangan dari majelis hakim. Tentu majelis hakim sudah melalui berbagai pertimbangan sehingga majelis hakim memutuskan 2 tahun. Tentu jika ditanyakan kami menuntutnya 6 tahun tentu kami akan menyatakan pikir-pikir dulu,” ujar jaksa Daroe Trie Sadono menanggapi vonis Ratna Sarumpaet usai sidang di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (11/7/2019).

Menurut jaksa, majelis hakim sudah mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan. Semua unsur pada Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana disebut jaksa, juga terbukti

“Kita punya waku 7 hari sejak dari hari ini. Nanti kita akan pertimbangkan dulu apakah kita akan menerima atau menyatakan banding. Saya kira itu,” kata Daroe, dikutip dari detik.com, (11/7/2019).

Soal dampak dari hoax penganiayaan, jaksa mempertimbangkan situasi politik yang saat itu memanas terkait Pilpres.

“Kemudian seperti dulu sekali kami ungkapkan mengani status dan peran yang bersangkutan. Nah disini lah kita ingin memberi pelajaran kepada publik bahwa seseorang memiliki status, memiliki peran ketika mengucapkan dalam situasi tertentu dia akan memiliki dampak yang luar biasa,” sambung Daroe.

Dalam putusan, hakim menyebut cerita bohong (hoax) penganiayaan Ratna Sarumpaet memunculkan benih-benih keonaran. Ratna Sarumpaet dinilai sadar penyebaran hoax bisa memunculkan reaksi.

More in Nasional

To Top