oleh

Kepala Daerah Se-Indonesia Tanda Tangan Deklarasi Makassar Dalam AHL

PORTALMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang juga selaku Ketua Umum Asosiasi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI), bersama Kepala Daerah se Indonesia, menandatangani Deklarasi Makassar.

Hal ini sebagai bentuk komitmen satu suara demi menuntaskan sanitasi serta mendorong gerakan nasional dan upaya bersama untuk pembangunan sanitasi di Indonesia .

Adapun komitmen lainnya dalam deklarasi Makassar, yaitu bersama sama mewujudkan Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) 100 persen di daerah masing-masing.

Selain itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro sebagai pembicara kunci (keynote speaker), dalam kegiatan tersebut.

“Sebagai kebutuhan dasar manusia dan prasyarat kehidupan yang sehat dan layak, air minum dan sanitasi menjadi salah satu prioritas pembangunan Indonesia,” ujarnya saat memberi sambutan

Lebih lanjut Bambang Brodjonegoro menjelaskan, komitmen ini di tunjukkan Pemerintah Indonesia dengan memasukkan pembangunan air minum dan sanitasi ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), hingga Sustainable Development Goals (SDGs)

“Kami menyadari pembangunan air minum dan sanitasi sangat erat kaitannya dengan upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mencegah stunting, menghapuskan kemiskinan, meningkatkan produktivitas dan kualitas SDM serta membangun perekomian berkelanjutan,” sambungnya.

Sementara itu, Moh. Ramdhan Pomanto berharap Advocacy and Horizontal Learning (AHL) dapat membangun momentum dan memperkuat komitmen bersama, sekaligus sebagai wadah untuk saling berbagi pengalaman antar daerah untuk mencapai target nasional maupun daerah masing-masing yang didalamnya termasuk pengelolaan air limbah domestik yang aman.

“Sanitasi menyangkut kehidupan dasar masyarakat banyak. Deklarasi Makassar adalah gerakan tersistem yang gaungnya untuk seluruh negeri,” ujar Danny Pomanto.

Dalam agenda tersebut turut hadir Gubernur D.I Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X berbagi pengalaman sebagai provinsi ODF, sedangkan di sesi diskusi panel, Bupati Pringsewu, Bupati Sumbawa Barat, dan Walikota Surakarta berbagi pengalaman sebagai Kabupaten ODF yang menjalankan pengelolaan sanitasi yang aman dalam skala kota, serta Penyanyi Dangdut Ikke Nurjannah, turut hadir sebagai Duta Sanitasi.

MUH ERVIN SAPUTRA

Komentar

News Feed