Connect with us

Pemilu di Luar Negeri Banyak Masalah, KPU Didesak Profesional

S90406-10535824

Politik

Pemilu di Luar Negeri Banyak Masalah, KPU Didesak Profesional

PORTALMAKASSAR.COM – Pencoblosan Pemilu 2019 di beberapa negara dilaporkan mengalami kendala. Komisi Pemilihan Umum (KPU) didesak ekstra profesional mengawal hak demokrasi guna meningkatkan kepercayaan publik.

“Kita tahu bahwa Pemilu baik secara prosedural ataupun substansial harus dapat dijalankan secara jujur dan adil,” ujar Inisiator JagaPemilu.com Abdul Malik Raharusun kepada wartawan, Senin (15/4/2019).

Malik mengatakan, kekisruhan Pemilu di luar negeri adalah akibat dari sejumlah persoalan prosedural seperti kotak suara, kertas suara, dan jumlah daftar pemilih. Karenanya, kata Malik, persoalan pemilu secara substansial seperti visi misi Presiden dan Wakil Presiden sangat strategis bagi Negara-Bangsa justru terabaikan.

“Ini sangat mengecewakan,” ujar Malik.

Malik berharap KPU tidak sekadar menyelenggarakan Pemilu secara prosedur teknis. Melainkan juga menggali khazanah pemikiran dari para calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Untuk itu desakan KPU agar lebih ekstra profesional menjadi sangat urgen disuarakan. Semoga di sisa waktu ini KPU dapat mengembalikan rasa kepercayaan publik,” tuturnya.

Terkait hal ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebelumnya mengatakan kendala di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilu di luar negeri disebabkan oleh dua hal. Dua penyebab itu adalah tingginya minat pemilih dan rumitnya sistem pemilu, dari memilih capres-cawapres hingga anggota legislatif.

“Ini kan efek yang sudah diperkirakan bahwa pemilu kita begitu rumit bahwa juga tentu antusiasme masyarakat kita di luar negeri untuk memilih itu naik, dibandingkan pada lima tahun lalu,” kata Wapres JK setelah membuka Indonesia Industrial Summit 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten, seperti dilansir Antara, Senin (15/4).

More in Politik

To Top