Connect with us

Sosok Figur Perempuan yang Berpeluang Ikut Pilwalkot Makassar Tahun Depan

Sumber: Rakyatku.com

Politik

Sosok Figur Perempuan yang Berpeluang Ikut Pilwalkot Makassar Tahun Depan

PORTALMAKASSAR.COM — Gelaran Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar masih menyisakan waktu sekira 1 tahun atau 2020 mendatang.

Sejumlah figur sudah mulai mewacana untuk ikut pada pesta demokrasi 5 tahunan itu. Tidak terkecuali dari kalangan perempuan, beberapa nama mencuat di permukaan sebagai kandidat untuk bertarung, baik sebagai calon walikota maupun wakil walikota.

Sejumlah tokoh perempuan yang disebut memiliki kans untuk bertarung antara lain, Ketua NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi, Anggota DPR RI Aliyah Mustika, Anggota DPRD Sulsel Sri Rahmi dan Rektor UIT Makassar Dr Andi Maryam.

Kehadiran sejumlah tokoh perempuan ini, tentu memberi warna tersendiri dalam percaturan politik di Pilwali Makassar. Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus menyebutkan sejumlah nama ini, memang memiliki peluang untuk ikut bertarung.

“Yang paling berpeluang tentu saja Andi Rahmatika. Sebab sebagai ketua Partai Nasdem dia memiliki opsi pertama untuk dicalonkan. Apalagi jumlah kursi Nasdem cukip signifikan meski belum cukup untuk mencalonkan,” kata Nurmal seperti dikutip dari Rakyatku.com.

Selain itu, lanjut Nurmal, Cicu sapaan akrab Andi Rahmatika juga punya pengalaman di Pilwali Makassar tahun 2018. “Dan terbukti mampu mengumpulkan dukungan baik di Pilwali maupun di Pileg,” ungkapnya.

Peluang sama, menurut Nurmal, juga dimilki oleh Aliyah Mustika. Meski menurutnya, istri bekas Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin ini masih punya batu sandungan karena bukan pimpinan parpol.

“Namun, Demokrat bisa sangat mempertimbangkannya, karena Aliyah punya kemampuan mengumpulkan dukungan yang bagus di Makassar. Apalagi masih ada gerbong suaminya Ilham AS yang tentu akan meyokongnya,” jelasnya. (*)

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Politik

To Top