Connect with us

Kabag ULP Makassar Harap Hadirnya E-katalog Minimalisir Korupsi

SKPD

Kabag ULP Makassar Harap Hadirnya E-katalog Minimalisir Korupsi

PORTALMAKASSAR.COM- Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kota Makassar, Muh. Fuad Azis, sambut positif terkait kehadiran E-katalog Lokal di Kota Makassar sebagai bagian dari kerjasama Pemerintah Kota Makassar dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) RI.

Hal ini tercantum dalam pelaksanaan kesepahaman atau MOU (Memorandum Of Understanding) yang dilakukan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Kepala LKPP RI, Ronny Dwi Susanto di Ruang Sombere City Gallery, Gedung Balaikota Makassar, Senin (8/4/2019).

Fuad mengatakan bahwa kehadiran e-katalog lokal menjadi bukti implementasi sistem transparansi yang telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2018.

Dengan begitu diharapkan akan mengurangi tindak korupsi terhadap kegiatan-kegiatan dalam lingkup Pemerintah Kota Makassar.

“Dengan adanya e-katalog lokal, tentu sistem transparansi yang diamanahkan Perpres dan wali kota akan diimplementasikan secara besar, artinya transparansi yang diamanatkan oleh wali kota bisa membuahkan hasil dengan implementasi mengurangi koruptor atau korupsi-korupsi terhadap kegiatan,” kata Fuad.

Adapun empat kegiatan besar yang favorit menurut Fuad diantaranya ialah kegiatan makan minum, kegiatan pengadaan alat tulis kantor atau ATK, kegiatan pengadaan pakaian dinas dan pengadaan material.

“Keempat kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat favorit. Sehingga tadi disampaikan oleh bapak wali kota, akan melakukan yang namanya kelengkapan penguatan terhadap perangkat e-katalog lokal,” terangnya.

Lanjut Fuad membeberkan, selepas penandatanganan MOU ini, pihaknya diberi tenggat waktu selama 30 hari oleh Wali Kota Makassar untuk menyiapkan hal-hal teknis dari pelaksanaan e-katalog lokal ini.

“Setelah dari sini kita akan membentuk tim teknis untuk melakukan penyamaan harga dan perekrutan penyedia yang masuk di e-catalog lokal. Bapak wali kota minta 30 hari, Insya Allah kami akan lebih cepat dari itu untuk melakukan pelaksanaan e-katalog lokal,” pungkas Fuad.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menginstruksikan agar segera memaksimalkan e-katalog lokal, sebelum masa jabatan nya yang usai 30 hari lagi.

“Seperti yang saya sampaikan di masyarakat, jangankan satu bulan, tinggal satu hari pun saya akan membuat maksimal untuk kota ini termasuk soal katalog lokal ini,” tegas Danny

“Saya berharap sebelum saya berakhir di 8 Mei, kita sudah akan mulai. Mungkin Saya tidak akan pernah lihat proses selanjutnya, tapi paling tidak kita sudah mulai. harga-harga sudah ditetapkan, proses sudah dijalankan, tinggal kita coba untuk bagaimana implementasinya,” tutupnya.

MUH.ERVIN SAPUTRA

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in SKPD

To Top