Connect with us

Pasca Idul Adha 1440 H, Volume Sampah Di Makassar Meningkat

SKPD

Pasca Idul Adha 1440 H, Volume Sampah Di Makassar Meningkat

PORTALMAKASSAR.COM – Volume sampah di Kota Makassar mengalami peningkatan pasca Idul Adha 1440 H. Pemotongan hewan di beberapa titik tempat di Makassar menyisakan sampah yang lebih banyak dari biasanya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Iskandar mengatakan, sampah di Makassar setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Adha meningkat sekitar 50 ton. Kebanyakan sampah yang tersisa adalah sampah hasil limbah makanan tradisional khas lebaran.

“Kalau biasanya di TPA itu tercatat 1000 sampai 1100 ton perhari sampah yang masuk, pasca lebaran kemarin bertambah kurang lebih 50 ton. Kebanyakan sampah pembungkus ketupat dan daun-daun alas pemotongan hewan,” ucap Iskandar, Selasa (13/8/2019)

Kenaikan jumlah volume tersebut dikatakan Iskandar masih terbilang sedikit jika dibandingkan perayaan Idul Adha tahun-tahun sebelumnya. Himbauan meminimalisir penggunaan kantong plastik untuk membungkus hewan kurban, menjadi alasan kenaikan volume sampah tidak terlalu signifikan.

“Alhamdulillah peningkatan sampah tahun ini tidak signifikan. Karena sekarang tidak terlalu banyak yang tidak menggunakan kantong plastik untuk bungkus daging kurban,” katanya

Selain itu, penanganan dari setiap kecamatan dan kelurahan pun terlihat cukup maksimal. Iskandar mengatakan pihak kecamatan telah mengetahui dimana titik-titik sampah yang perlu diantiaipasi, bahkan sebelum Idul Adha. Olehnya sampah ini jadi cepat ditangani.

“Selain itu masyarakat juga sudah mulai tau untuk melakukan pemilahan, dan ada beberapa juga kelompok-kelompok masyarakat melakukan pengolahan sampahnya sendiri,” tambahnya

Untuk sampah dari potongan hewan kurban sendiri dikatakan Iskandar tidak terlalu mendominasi. Hal ini karena semua bagian dari hewan kurban dimanfaatkan oleh masyarakat Makassar. Yang banyak justru sampah dari dedaunan.

“Semua bagian hewan kurban dimanfaatkan ji. Banyak pihak yang langsung ambil. Biasa jadi pakan ternak. Seperti perutnya ada perusahaan yang langsung ambil ki. Kulitnya ada pedagang kukit yang ambil,” tandasnya.

(MUH. ERVIN SAPUTRA)

Continue Reading
You may also like...
1 Comment

1 Comment

  1. ปั้มไลค์

    08/13/2019 at 9:19 pm

    Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in SKPD

To Top