Connect with us

25 April Spesial Hari Malaria Sedunia: Sejenak Ta’aruf-an dengan Si Malaria

A-9p6_210418

Portal User

25 April Spesial Hari Malaria Sedunia: Sejenak Ta’aruf-an dengan Si Malaria

PORTALMAKASSAR.COM – Malaria, salah satu jenis penyakit yang hanya berupa gigitan nyamuk namun tanpa penanganan yang tepat maka Kematian pun menjadi sasaran utamanya. Itulah mengapa kita tidak perlu heran dengan angka besar kematian yang selalu tercatat oleh sang malaria di setiap tahunnya.

Seperti 445.000 ribu jiwa setiap tahun, angka yang sangat fantastik bukan? Namun, jangan katakan mereka meninggal karena memang sudah waktunya, sudah takdirnya, memang sudah sampai dititik itu ajalnya, dll.

Karena jika dipasrahkan begitu saja tanpa harus mencari tahu dan mengantisipasinya, maka angka kematian tersebut semakin menyebar luas dan bisa saja kita semua akan mati karena ciuman nyamuk yang membawa parasit tersebut.

Mungkin dalam hati kita sempat berbisik tentang mengapa dengan hanya gigitan nyamuk mampu membawa penyakit yang berbahaya? Bukankah tiap malam kita sangat sering berperang dengan nyamuk? Tapi buktinya kita fine fine aja! Apa ada nyamuk khusus yang diutus dari gowa hantu untuk menjangkitkan penyakit ini atau bagaimana? berikut ulasan singkatnya:

Malaria, ada yang mengatakan berasal dari bahasa Italia yakni kata Male dan Aria yang berarti Hawa Buruk. Hingga orang orang terdahulu menganggap bahwa penyebab Malaria adalah berasal dari udara Buruk.

Namun faktanya? Malaria sendiri dibawah oleh ciuman nyamuk Anopheles betina pada kulit kulit manusia yang mengandung Parasit jenis Plasmodium.

Plasmodium sendiri merupakan jenis Protozoa parasit yang jika kita ingin tahu lebih luas lagi mengenai Klasifikasi Ilmiah-nya, maka Genus Plasmodium berada di kelas Aconoidasida dan ordo Haemosporida. Dari Spesiesnya sendiri, ada lima jenis Plasmodium yang dapat menjadi penyebab menularnya malaria ke Manusia yakni Plasmodium Falciparum, Plasmodium Ovale, Plasmodium Malariae, Plasmodium Knowlesi dan yang terakhir ialah Plasmodium Vivax sekaligus menjadi Plasmodium yang lebih umum pada Sub Benua India dan Amerika Tengah, dengan Prelevensi dua infeksi ini kira kira sama dengan di Asia.

Lebih bahayanya lagi ialah Plasmodium Vivax bisa menyebabkan pasien yang sudah dinyatakan sembuh rupanya akan kembali sakit dengan alasan Parasit yang dinyatakan hilang rupanya bersembunyi di dalam organ Hati manusia dan akan kembali Aktif lagi di lain waktu, Drama yang luar bisa bukan?

Masa Inkubasi dari Plasmodium Vivax ialah 12 samapi 18 hari pada malaria, setelah terjadi gigitan nyamuk, Parasit secara otomatis akan masuk ke aliran darah dan menuju ke organ hati, disanalah parasit akan memperlihatkan niat jahatnya dengan memanfaatkan sel darah merah sebagai tempat bernaung dan berkembang biak.

Jika sel darah merah sudah merasa dirinya telah dipenuhi oleh parasit si malaria tersebut, maka sel akan meletus dan terjadilah penyebaran di aliran darah. Proses singkat inilah yang mengakibatkan pasien akan mengalami gejala seperti Demam, berkeringat, diare, mual, denyut jantung cepat, dan sakit kepala.

Lantas, apakah penyakit ini sudah lama berada di muka bumi? Jika kita menengok pada sejarah, Malaria sendiri sudah muncul sekitaran 3000 tahun yang lalu dan berhasil menyerbu hampir sebagian penduduk dunia termasuk Indonesia, bahkan menurut data Kementrian kesehatan 10,7 juta penduduk yang bermukim di Zona wilayah Endemis tinggi Malaria seperti Papua Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Jadi jangan heran jika indonesia termasuk di peringkat 42 dari 99 negara yang terserang penyakit Malaria, Wooooo kita mesti berhati hati rupanya!

Dan Berkat penelitian, memang telah menyatakan bahwa Malaria sudah hadir sejak kekaisaran Romawi dan ini dibuktikan dari analisis DNA gigi yang berusia 2000 tahun yang berasal dari kuburan di italia, dari penelitian tersebut membuktikan bahwa memang ditemukan Genom  (Genetik yang dimiliki oleh suatu Sel) adanya malaria khususnya parasit  Plasmodium Falciparum.

Penyakit yang sudah sangat lama rupanya, bahkan ketika kita ketik asal usul Malaria di Dewa Google maka penjelasannya di Wikipedia akan menampilkan beberapa periode, seperti Periode klasik, abad pertengahan, penyebaran di Amerika, abad ke 19 sampai pada abad ke 20. Sungguh hebat penyakit malaria ini, sebab sejarah panjangnya saja dibagi menjadi beberapa periode.

Meskipun kedengaran menyeramkan, namun gigitan nyamuk yang mengakibatkan penyakit malaria dapat kita hindari dengan menggunakan pakaian pelindung seperti celana panjang dan kemeja panjang terutama di dua waktu seperti Subuh dan Sore hari, hindari menggantung pakaian didalam rumah yang bisa menjadi taman bermain nyamuk, gunakan  kelambu di malam hari tepat ketika kita sedang bermanja manja dengan bantal dan guling atau dengan menggunakan kontrol nyamuk antara lain penyemprotan insektisida dan jangan lupa untuk 3M yakni menguras dan membersihkan bak mandi, Menutup atau menyingkirkan  genangan air yang berpontensi menjadi tempat berfoya foyanya jentik nyamuk, serta menabur serbuk abate untuk membasmi jentik nyamuk.

Bahkan  Sejarawan kuno Herodotus menulis bahwa pembangun piramida mesir (sekitar 2700-1700 SM) diberi bawang putih dalam jumlah besar guna melindungi mereka dari malaria.

#Selamat Hari Malaria sedunia.

More in Portal User

To Top